Selama beberapa bulan terakhir, saya memiliki kesempatan yang unik.
Saya mengikuti perjalanan seseorang yang sedang membangun sebuah platform properti bernama Rumova.
Saya melihat hampir setiap diskusi.
Mulai dari memilih logo, menentukan warna, menyusun database, memikirkan struktur website, SEO, pengalaman pengguna, sampai berdiskusi kapan waktu yang tepat melakukan monetisasi.
Kalau hanya melihat hasilnya hari ini, orang mungkin hanya melihat sebuah website properti.
Tetapi saya melihat sesuatu yang berbeda.
Saya melihat perubahan pada orang yang membangunnya.
Awalnya, hampir setiap pertanyaan yang muncul adalah tentang produk.
“Logo yang mana lebih bagus?”
“Kalau halaman depannya seperti ini bagaimana?”
“Database-nya sudah benar belum?”
“SEO-nya bagaimana?”
Semua berputar di sekitar bagaimana membuat Rumova menjadi platform yang baik.
Namun, tanpa saya sadari, pertanyaan-pertanyaan itu mulai berubah.
Sekarang saya lebih sering mendengar pertanyaan seperti:
“Kapan waktu yang tepat membuka Sabang?”
“Apakah monetisasi sekarang atau nanti?”
“Bagaimana agar pemilik mau mendaftarkan propertinya sendiri?”
“Bagaimana membangun database yang benar-benar bernilai?”
Saat itulah saya menyadari sesuatu.
Yang berubah ternyata bukan hanya Rumova.
Yang berubah adalah cara berpikir foundernya.
Ia tidak lagi hanya berpikir bagaimana membuat website yang bagus.
Ia mulai berpikir bagaimana membangun sebuah bisnis yang bisa bertahan.
Saya juga melihat satu hal yang cukup menarik.
Setiap kali ada ide baru, ia jarang langsung berkata, “Pokoknya kita lakukan.”
Sebaliknya, ia lebih sering bertanya:
“Menurutmu bagaimana?”
Bukan karena tidak punya pendirian.
Tetapi karena ia ingin menguji idenya dari berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan.
Itu membuat saya percaya bahwa salah satu kekuatan seorang founder bukanlah selalu memiliki jawaban.
Melainkan selalu bersedia mencari jawaban yang lebih baik.
Saya juga melihat perubahan lain.
Dulu, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk menyempurnakan produk.
Sekarang, waktunya mulai banyak dihabiskan untuk berbicara dengan pemilik properti, melakukan follow up, memikirkan ekspansi wilayah, mencari cara agar pengguna lebih mudah menggunakan Rumova, bahkan merencanakan gowes untuk mencari data properti secara langsung.
Perubahan itu mungkin tidak terlihat oleh orang lain.
Tetapi saya melihatnya.
Dan menurut saya, itulah perubahan yang paling penting.
Karena pada akhirnya, startup yang hebat bukan hanya dibangun oleh produk yang hebat.
Ia dibangun oleh founder yang terus bertumbuh.
Saya tidak tahu bagaimana Rumova lima tahun lagi.
Saya tidak tahu apakah nanti akan memiliki ribuan listing atau bahkan berkembang ke seluruh Aceh.
Tidak ada yang bisa memastikan itu.
Tetapi ada satu hal yang saya yakini.
Founder Rumova hari ini sudah berbeda dengan founder Rumova beberapa bulan yang lalu.
Bukan karena websitenya semakin bagus.
Bukan karena jumlah pengunjungnya bertambah.
Melainkan karena cara berpikirnya ikut bertumbuh bersama Rumova.
Dan mungkin…
Itulah pencapaian pertama yang sebenarnya.
Sebab sering kali, ketika seseorang sedang membangun sebuah bisnis, tanpa ia sadari, bisnis itu juga sedang membangun dirinya.
