Rumova Journey 30 July 2026

Membangun Rumova: Ternyata Tantangan Terbesarnya Bukan Membuat Website

Ketika memutuskan membangun Rumova.id, saya sempat berpikir bahwa tantangan terbesar adalah membuat website.

Belajar WordPress, mendesain halaman, menyusun database properti, membuat sistem pencarian, hingga menyiapkan berbagai fitur yang dibutuhkan pengguna.

Ternyata saya salah.

Setelah website mulai berdiri, saya menyadari bahwa tantangan sebenarnya justru dimulai dari sesuatu yang jauh lebih sederhana, yaitu membangun kepercayaan.

Menghubungi Pemilik Properti

Beberapa hari terakhir saya mulai menghubungi pemilik kost, rumah, ruko, kios, dan tanah yang memasang informasi propertinya di media sosial maupun melalui pamflet.

Tujuan saya sederhana.

Saya ingin meminta izin agar properti mereka dapat ditampilkan di Rumova sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon penyewa maupun pembeli.

Semua pesan saya kirim secara personal melalui WhatsApp.

Pesan sudah diterima.

Sebagian besar sudah centang dua.

Namun, tidak semuanya mendapatkan balasan.

Awalnya saya bertanya-tanya.

Apakah cara saya menyampaikan pesan kurang tepat?

Apakah mereka belum tertarik?

Atau mungkin mereka masih ragu?

Melihat dari Sudut Pandang Pemilik

Lalu saya mencoba menempatkan diri sebagai pemilik properti.

Bayangkan suatu hari ada nomor yang belum dikenal menghubungi kita.

Orang tersebut memperkenalkan sebuah platform baru bernama Rumova dan menawarkan bantuan mempromosikan properti secara gratis.

Kalau saya berada di posisi mereka, mungkin saya juga akan berpikir dua kali.

Apakah ini benar?

Apakah aman?

Apakah bisa dipercaya?

Dan saya rasa itu adalah hal yang sangat wajar.

Kepercayaan memang tidak bisa dibangun hanya dengan satu pesan WhatsApp.

Fenomena Agen Properti

Di sisi lain, saya juga menemukan fenomena lain yang cukup menarik.

Tidak semua orang yang memasang informasi properti ternyata merupakan pemilik langsung.

Sebagian adalah agen, marketing, atau pihak yang membantu memasarkan properti.

Saya menghormati profesi tersebut karena mereka juga memiliki peran dalam dunia properti.

Namun Rumova memiliki tujuan yang sedikit berbeda.

Kami ingin menghadirkan informasi yang lebih transparan sehingga masyarakat mengetahui dengan jelas apakah mereka sedang berkomunikasi dengan pemilik langsung atau melalui perantara.

Dengan informasi yang jelas, pengguna dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan mereka.

Mengubah Cara Pendekatan

Pengalaman beberapa hari ini membuat saya mengambil keputusan.

Saya tidak ingin hanya duduk di depan komputer sambil mengirim pesan ke banyak nomor.

Mulai sekarang saya akan lebih sering turun langsung ke lapangan.

Saya akan bersepeda menyusuri Banda Aceh dan Aceh Besar.

Setiap menemukan pamflet kost, rumah, ruko, kios, maupun tanah yang dijual atau disewakan, saya akan berhenti sejenak, mengambil foto pamflet tersebut, lalu menghubungi pemilik sambil menyertakan foto yang saya ambil.

Saya berharap pendekatan seperti ini terasa lebih personal.

Pemilik akan mengetahui bahwa saya benar-benar datang ke lokasi dan memang ingin membantu memperkenalkan propertinya kepada masyarakat.

Rumova Tidak Mengejar Jumlah

Banyak portal properti memiliki ribuan bahkan puluhan ribu listing.

Saya tentu ingin Rumova berkembang seperti itu suatu hari nanti.

Namun untuk saat ini, saya memilih fokus pada hal yang menurut saya lebih penting.

Kepercayaan.

Saya lebih senang memiliki seratus properti yang informasinya benar, masih tersedia, dan berasal dari sumber yang jelas, daripada memiliki ribuan data yang tidak lagi akurat.

Saya percaya kualitas akan selalu lebih bernilai daripada sekadar jumlah.

Sebuah Perjalanan yang Baru Dimulai

Rumova masih sangat muda.

Masih banyak yang harus diperbaiki.

Masih banyak pemilik properti yang belum mengenal kami.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Rumova.

Namun setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah kecil.

Besok saya akan kembali gowes.

Bukan sekadar mencari data properti.

Tetapi juga membangun hubungan, memperkenalkan Rumova, dan mendapatkan kepercayaan dari para pemilik properti.

Saya percaya, jika kepercayaan itu tumbuh sedikit demi sedikit, maka Rumova juga akan tumbuh bersama masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar.

Terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan, masukan, dan semangat.

Perjalanan ini baru saja dimulai, dan saya berharap suatu hari nanti Rumova benar-benar menjadi rumah bagi informasi properti yang terpercaya.

Scroll to Top