Cerita ini justru dimulai dari Google Maps.
Berawal dari pencarian sederhana
Karena admin Rumova sedang berada di Lhokseumawe, kami mencoba melihat langsung kondisi properti yang ada di sekitar kota tersebut.
Google Maps menjadi salah satu alat untuk mencari kost yang potensial untuk masuk ke database Rumova.
Dari beberapa kost yang ditemukan, kami mencoba menghubungi salah satunya melalui WhatsApp.
Tidak ada ekspektasi besar.
Hanya mencoba.
Dan ternyata mendapat respons.
Pemilik CUNDANA KOST menyambut baik informasi mengenai Rumova dan bersedia mendaftarkan propertinya secara gratis.
Dari satu percakapan WhatsApp tersebut, akhirnya lahirlah properti pertama Rumova dari Lhokseumawe.
CUNDANA KOST
CUNDANA KOST merupakan kost putra yang berada di kawasan Cunda, Kota Lhokseumawe.
Data yang diberikan pemilik cukup lengkap:
- Nama: CUNDANA KOST
- Jenis: Kost Putra
- Status: Disewakan
- Harga: Rp950.000/bulan
- Jumlah kamar: 15
- Kamar mandi dalam: 8
- Kamar mandi luar: 7
- Fasilitas: AC, WiFi, tempat tidur, lemari, meja, garasi, carport, air sumur dan listrik token
Bagi pencari kost, informasi seperti ini tentu jauh lebih membantu daripada sekadar mengetahui bahwa sebuah kost “tersedia”.
Ada harga, jumlah kamar, fasilitas, lokasi dan kontak pemilik yang bisa langsung dihubungi.
Satu properti mungkin terlihat kecil
Bagi sebuah platform yang sedang dibangun, satu properti mungkin terlihat seperti angka kecil.
Tetapi bagi Rumova, setiap properti mempunyai cerita.
Karena di balik satu listing ada proses:
mencari โ menghubungi โ memperkenalkan Rumova โ mendapatkan kepercayaan pemilik โ mengumpulkan data โ mempublikasikan properti.
Dan kali ini proses tersebut terjadi di Lhokseumawe.
Ini juga menjadi pembuktian kecil bahwa model Rumova tidak harus selalu menunggu pemilik datang sendiri.
Rumova bisa aktif mencari informasi properti yang memang dibutuhkan masyarakat.
Lhokseumawe, kita mulai dari sini
Kami belum tahu akan seberapa cepat database Lhokseumawe akan berkembang.
Mungkin besok ada pemilik kost kedua.
Mungkin minggu depan ada rumah kontrakan.
Mungkin kemudian ada rumah dijual, ruko, tanah atau properti lainnya.
Yang pasti, langkah pertama sudah terjadi.
Satu properti sudah masuk.
Dan perjalanan Rumova di Lhokseumawe dimulai dari satu pencarian sederhana di Google Maps.
CUNDANA KOST menjadi properti pertama.
Bukan karena kampanye besar.
Bukan karena iklan.
Tetapi karena Rumova mencoba mencari, mencoba menghubungi, dan ternyata ada pemilik yang bersedia berjalan bersama.
Rumova Journey #9
Satu kota baru.
Satu pemilik baru.
Satu properti pertama.
Dari sini kita mulai.
Lhokseumawe, selamat datang di perjalanan Rumova.